This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 30 Agustus 2016

Kriteria Pakaian Wanita Menurut Al-quran Dan Hadits


Kriteria Pakaian Wanita Menurut Al-Quran Dan Hadits
Betapa banyak kita lihat saat ini, wanita-wanita berbusana muslimah, namun masih dalam keadaan ketat. Kadang yang ditutup hanya kepala, namun ada yang mengenakan lengan pendek. Ada pula yang sekedar menutup kepala dengan kerudung mini. Perlu diketahui bahwa pakaian muslimah sudah digariskan dalam Al Qur’an dan Al Hadits, sehingga kita pun harus mengikuti tuntunan tersebut. Yang dibahas kali ini bukan hanya bentuk jilbab, namun bagaimana kriteria pakaian muslimah secara keseluruhan.
Syarat pertama: pakaian wanita harus menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Ingat, selain kedua anggota tubuh ini wajib ditutupi termasuk juga telapak kaki karena termasuk aurat.
Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya  ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab [33] : 59). Jilbab bukanlah penutup wajah, namun jilbab adalah kain yang dipakai oleh wanita setelah memakai khimar. Sedangkan khimar adalah penutup kepala.
Allah Ta’ala juga berfirman,
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا
Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nuur [24] : 31). Berdasarkan tafsiran Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Atho’ bin Abi Robbah, dan Mahkul Ad Dimasqiy bahwa yang boleh ditampakkan adalah wajah dan kedua telapak tangan.
Syarat kedua: bukan pakaian untuk berhias seperti yang banyak dihiasi dengan gambar bunga apalagi yang warna-warni, atau disertai gambar makhluk bernyawa, apalagi gambarnya lambang partai politik! Yang terkahir ini bahkan bisa menimbulkan perpecahan di antara kaum muslimin.
Allah Ta’ala berfirman,
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى
Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu ber-tabarruj seperti orang-orang jahiliyyah pertama.” (QS. Al Ahzab : 33). Tabarruj adalah perilaku wanita yang menampakkan perhiasan dan kecantikannya serta segala sesuatu yang mestinya ditutup karena hal itu dapat menggoda kaum lelaki.
Ingatlah, bahwa maksud perintah untuk mengenakan jilbab adalah perintah untuk menutupi perhiasan wanita. Dengan demikian, tidak masuk akal bila jilbab yang berfungsi untuk menutup perhiasan wanita malah menjadi pakaian untuk berhias sebagaimana yang sering kita temukan.
Syarat ketiga: pakaian tersebut tidak tipis dan tidak tembus pandang yang dapat menampakkan bentuk lekuk tubuh. Pakaian muslimah juga harus longgar dan tidak ketat sehingga tidak menggambarkan bentuk lekuk tubuh.
Dalam sebuah hadits shohih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu : Suatu kaum yang memiliki cambuk, seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan ini dan ini.” (HR.Muslim)
Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullah mengatakan, “Makna kasiyatun ‘ariyatun adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis sehingga dapat menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang.” (Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, 125-126)
Cermatilah, dari sini kita bisa menilai apakah jilbab gaul yang tipis dan ketat yang banyak dikenakan para mahasiswi maupun ibu-ibu di sekitar kita dan bahkan para artis itu sesuai syari’at atau tidak.
Syarat keempat: tidak diberi wewangian atau parfum. Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ
Perempuan mana saja yang memakai wewangian, lalu melewati kaum pria agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah wanita pezina.” (HR. An Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad. Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’ no. 323 mengatakan bahwa hadits ini shohih). Lihatlah ancaman yang keras ini!
Syarat kelima: tidak boleh menyerupai pakaian pria atau pakaian non muslim.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata,
لَعَنَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – الْمُخَنَّثِينَ مِنَ الرِّجَالِ ، وَالْمُتَرَجِّلاَتِ مِنَ النِّسَاءِ
Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria.” (HR. Bukhari no. 6834)
Sungguh meremukkan hati kita, bagaimana kaum wanita masa kini berbondong-bondong merampas sekian banyak jenis pakaian pria. Hampir tidak ada jenis pakaian pria satu pun kecuali wanita bebas-bebas saja memakainya, sehingga terkadang seseorang tak mampu membedakan lagi, mana yang pria dan wanita dikarenakan mengenakan celana panjang.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus)
Betapa sedih hati ini melihat kaum hawa sekarang ini begitu antusias menggandrungi mode-mode busana barat baik melalui majalah, televisi, dan foto-foto tata rias para artis dan bintang film. Laa haula walaa quwwata illa billah.
Syarat keenam: bukan pakaian untuk mencari ketenaran atau popularitas (baca: pakaian syuhroh). Dari Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ فِى الدُّنْيَا أَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ثُمَّ أَلْهَبَ فِيهِ نَارًا
Barangsiapa mengenakan pakaian syuhroh di dunia, niscaya Allah akan mengenakan pakaian kehinaan padanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan)
Pakaian syuhroh di sini bisa bentuknya adalah pakaian yang paling mewah atau pakaian yang paling kere atau kumuh sehingga terlihat sebagai orang yang zuhud. Kadang pula maksud pakaian syuhroh adalah pakaian yang berbeda dengan pakaian yang biasa dipakai di negeri tersebut dan tidak digunakan di zaman itu. Semua pakaian syuhroh seperti ini terlarang.
Syarat ketujuh: pakaian tersebut terbebas dari salib. Dari Diqroh Ummu Abdirrahman bin Udzainah, dia berkata,
كُنَّا نَطُوفُ بِالْبَيْتِ مَعَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ فَرَأَتْ عَلَى امْرَأَةٍ بُرْداً فِيهِ تَصْلِيبٌ فَقَالَتْ أُمُّ الْمُؤْمِنِينَ اطْرَحِيهِ اطْرَحِيهِ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى نَحْوَ هَذَا قَضَبَهُ
“Dulu kami pernah berthowaf di Ka’bah bersama Ummul Mukminin (Aisyah), lalu beliau melihat wanita yang mengenakan burdah yang terdapat salib. Ummul Mukminin lantas mengatakan, “Lepaskanlah salib tersebut. Lepaskanlah salib tersebut. Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat semacam itu, beliau menghilangkannya.” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan). Ibnu Muflih dalam Al Adabusy Syar’iyyah mengatakan, “Salib di pakaian dan lainnya adalah sesuatu yang terlarang. Ibnu Hamdan memaksudkan bahwa hukumnya haram.”
Syarat kedelapan: pakaian tersebut tidak terdapat gambar makhluk bernyawa (manusia dan hewan).  Gambar makhluk juga termasuk perhiasan. Jadi, hal ini sudah termasuk dalam larangan bertabaruj sebagaimana yang disebutkan dalam syarat kedua di atas. Ada pula dalil lain yang mendukung hal ini. Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki rumahku, lalu di sana ada kain yang tertutup gambar (makhluk bernyawa yang memiliki ruh, pen). Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihatnya, beliau langsung merubah warnanya dan menyobeknya. Setelah itu beliau bersabda,
إِنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ القِيَامَةِ الذِّيْنَ يُشَبِّهُوْنَ ِبخَلْقِ اللهِ
Sesungguhnya manusia yang paling keras siksaannya pada hari kiamat adalah yang menyerupakan ciptaan Allah.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dan ini adalah lafazhnya. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, An Nasa’i dan Ahmad)
Syarat kesembilan: pakaian tersebut berasal dari bahan yang suci dan halal.
Syarat kesepuluh: pakaian tersebut bukan pakaian kesombongan.
Syarat kesebelas: pakaian tersebut bukan pakaian pemborosan . 
Syarat keduabelas: bukan pakaian yang mencocoki pakaian ahlu bid’ah. Seperti mengharuskan memakai pakaian hitam ketika mendapat musibah sebagaimana yang dilakukan oleh Syi’ah Rofidhoh pada wanita mereka ketika berada di bulan Muharram. Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan bahwa pengharusan seperti ini adalah syi’ar batil yang tidak ada landasannya.
Semoga Allah memberi taufik kepada kita semua dalam mematuhi setiap perintah-Nya dan menjauhi setiap larangan-Nya.
Alhamdullillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihat.
Rujukan: 
  • Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani, Maktabah Al Islamiyah-Amman, Asy Syamilah
  • Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, Syaikh ‘Amru Abdul Mun’im Salim, Maktabah Al Iman
  • Kasyful Musykil min Haditsi Ash Shohihain, Ibnul Jauziy, Darun Nasyr/Darul Wathon, Asy Syamilah
  • Syarh An Nawawi ‘ala Muslim, An Nawawi, Mawqi’ Al Islam, Asy Syamilah
***

Senin, 23 Mei 2016

Pengenalan Aplikasi Media Sosial Telegram



1.      Apa itu Telegram?
Telegram adalah Aplikasi pesan chatting yang memungkinkan pengguna untuk mengirimkan pesan chatting rahasia yang dienkripsi end-to-end sebagai keamanan tambahan. Dengan Telegram Anda juga dapat berbagi lebih dari sekedar gambar dan video, tapi Telegram juga memungkinkan Anda mentransfer dokumen atau mengirim lokasi Anda saat ini ke teman dengan mudah. Telegram merupakan aplikasi Terbaik dari semua, cepat, ringan, tidak ada iklan dan  benar-benar gratis. Silahkan kunjungi situs resminya

2.      Apa yang bisa di lakukan di telegram?

a.      Terhubung dimanapun dan kapanpun

Tentu aja hal pertama itu yang bisa dilakukan adalah terhubung alias konek. Dimanapun dan kapanpun asal disitu masih ada koneksi internet, kamu dapat dengan mudah terhubung dengan teman-temanmu melalui telegram.

b.      Berkoordinasi dengan lebih banyak orang

Dengan kemampuan telegram untuk membuat grup beranggotakan maksimal sebanyak 5000 orang, kamu ga perlu repot ngasih instruksi orang sekantor kalau minggu depan kamu ingin mengundang mereka karyawan-karyawanmu itu dalam acara khitananmu yang kedua.


c.       Sinkronisasi

Telegram akan mensinkronisasi history percakapan, settingan notifikasi dan bla-bla-bla lainnya saat kamu ingin berpindah menggunakan aplikasi ini dari perangkat yang satu ke perangkat yang lainnya. Alasannya simpel, karena aplikasi ini menggunakan teknologi berbasis awan (cloud based). wuih, enak ya?



d.      Kirim-Kirim dokumen

Kirim dokumen apapun tipenya jadi lebih mudah menggunakan telegram. Tidak seperti email yang lama attach dan tunggu balasannya, tidak pula seperti whatsapp yang malah belum bisa kirim dokumen. #eh keceplosan sebut merk. Dengan begini, saat ngobrol dan tiba-tiba ingin kirim file, tidak perlu lagi buka email dan kirim lewat email, cukup lanjutin ngobrol di telegramnya sambil kirim filenya juga di aplikasi perpesanan ini. History-nya tersimpan pula, jadi bisa diurut jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

e.       Enkripsi

Pesan kamu terenkripsi dengan baik oleh teknologi telegram yang sampai dengan saat ini belum ada satupun yang berhasil menjebolnya. So, sangat aman bagi mereka yang mau ngobrolin hal-hal yang bersifat personal ataupun yang bersifat bisnis dan amat sangat rahasia. Ga lucu kan kalau ide-ide bisnis kamu bareng temanmu tiba-tiba bocor dan dicuri kayak kasusnya snapchat yang dari email-email yang terhack-nya ketahuan telah mengakuisisi ini dan itu dan bakal kerja sama dengan ini dan itu. Co-Foundernya aja ampe marah banget tuh gara-gara kejadian ini.

f.        Hancurkan Pesanmu setelah mereka selesai baca

Fitur ini menurut saya fitur paling istimewa di aplikasi telegram. Kita bisa menyetel agar pesan kita terhapus sendiri dalam waktu yang sudah kita tentukan. Pesan-pesan kita akan terhapus dari history yang ada di perangkat maupun di server telegram. Benar-benar fitur yang memanjakan para penderma sedekah yang punya agenda-agenda besar untuk menderma secara sembunyi-sembunyi.


g.      Simpan file-filemu di awan

Karena history percakapan termasuk file-file kita juga tersimpan di "awan"-nya telegram, secara otomatis kita jadi punya simpanan cadangan file-file tersebut pada tempat penyimpanan yang gratis dan tanpa batas. 


h.      Bangun aplikasimu sendiri

Karena pihak telegram memperbolehkan para developer untuk membuat aplikasi berbasis telegram menggunakan API, maka sok atuh dibuat kalau bisa.

i.        Nikmatilah

Dengan segudang fitur dan kelebihan aplikasi telegram, nikmatilah momen-momenmu menjadi terkenal dan sibuk. Hehe, gimana enggak? Sekali kirim, tulisanmu yang inspiratif dan cetar membahana itu bisa dibaca oleh hampir 200an orang dalam satu grup. Itu baru satu grup.


3.     Kenapa Beralih Ke Telegram?


a.      Pribadi
Pesan yang dikirim via Telegram khususnya yang menggunakan fitur secret chat sangatlah pribadi dan aman sehingga bisa dipastikan hanya Kamu dan teman Kamu saja yang dapat membaca pesan tersebut. Ini karena pesan-pesan di Telegram di enkripsi dengan sangat ketat. Kamupun bisa mengecek apakah gambar Encryption Key pada telegram Kamu sama dengan yang ada pada telegram teman chattingmu. Jika sama, pihak Telegram mengklaim bahwa percakapan Kamu 200% aman.

Selain itu, tambahan fitur self-destruct membuat Kamu semakin tenang karena Kamu bisa menyetel agar pesanmu secara otomatis terhapus sendiri dari server telegram maupun aplikasi telegram sesuai dengan waktu yang telah disetel. Perhitungan waktunya dimulai saat keduabelah pihak telah membaca pesan tersebut. Wow, kalau begini ga perlu lagi chatting pake istilah-istilah kode. Hehehe
b.      Berbasis Awan

Berbeda dengan Whatsapp dimana history percakapan disimpan di masing-masing perangkat pengguna, aplikasi telegram menggunakan teknologi berbasis awan sehingga history percakapan penggunanya tersimpan di server. Teknologi cloud based juga memungkinkan pengguna aplikasi telegram mengakses pesan-pesannya dari berbagai perangkat. Tidak hanya smartphone seperti Android, iPhone/iPad atau Windows Phone tapi juga di perangkat desktop melalui Telegram versi Web, Telegram untuk Mac OS X, dan Telegram untuk PC/Mac/Linux.

Sebagai tambahan lagi, karena history percakapan di simpan di server telegram, memory penyimpanan perangkat kitapun jadi tidak berkurang untuk menyimpan history ini, tidak seperti whatsapp yang semakin hari file history-nya semakin besar dan membengkak di penyimpanan SD card kita.
c.       Cepat
Pihak telegram mengklaim kalau aplikasi ini mampu mengirim pesan lebih cepat daripada aplikasi perpesanan lainnya. Barangkali lagi-lagi ini karena teknologi berbasis awan jadinya telegram bisa cepat mengirim pesan. Sebetulnya sepanjang saya sendiri memakai aplikasi ini, telegram sama cepatnya dengan Whatsapp dalam mengirim pesan.

d.      Terdistribusi
Server Telegram tersebar di seluruh penjuru dunia. Ini berdampak besar pada peningkatan keamanan dan kecepatan aplikasi ini. Pengguna akan secara otomatis diarahkan pada server yang lebih dekat dengan lokasi keberadaannya sehingga waktu yang dibutuhkan aplikasi untuk mengakses server jadi lebih cepat.
e.       Terbuka
API (Application Programming Interface) pada Telegram bersifat Open dan Free yang memungkinkan para developer program  untuk membuat aplikasi yang berkaitan dengan telegram di platform telegram.
f.        Gratis

Keistimewaan lainnya adalah bahwa aplikasi telegram bersifat gratis, tanpa iklan dan tanpa biaya langganan apapun. Berbeda dengan aplikasi perpesanan lainnya yang mendapatkan penghasilan dengan memasang iklan pada aplikasinya dan berakibat pada terganggunya kenyamanan pengguna atau seperti whatsapp yang mengharuskan penggunanya membayar sejumlah uang untuk dapat tetap dapat memanfaatkan jasanya di tahun kedua dan seterusnya.

g.      Aman

Saat Kamu menggunakan telegram, jangan khawatir pada ulah hacker  jahat yang mungkin akan mengintip dan mencuri percakapan Kamu karena pihak telegram menjamin pesan-pesan dan data Kamu akan aman dari serangan hacker.

Pendiri Telegram sendiri mengadakan 2013-2014 winter contest yang menantang siapapun untuk dapat mengintip pesan telegram harian duo pendiri telegram, Paul Durov ke Nick yang berisikan alamat email rahasia. Bagi yang mampu mengirim email ke alamat email rahasia itu, dengan mencantumkan keseluruhan isi pesan Paul dan penjelasan detail bagaimana si hacker mengintip pesan tersebut, maka ada hadiah sebesar $200,000 yang siap-siap akan diterima. Kontes ini sendiri sudah berakhir dan belum ada yang mampu memenangkannya. 

h.      Mumpuni

Whatsapp memang cukup mumpuni dengan kemampuannya untuk dapat mengirim file media berupa suara, gambar bahkan video. Namun whatsapp memiliki batas ukuran file media yang diperbolehkan untuk dikirim. Berbeda dengan telegram yang memperbolehkan penggunanya untuk mengirim file-file yang ukurannya sampai bergiga-giga. Bahkan tidak seperti whatsapp, telegram juga membolehkan pengiriman dokumen. enak banget ga sih?


i.        Membantu Kampanye Perpesanan Aman

Dengan menggunakan aplikasi telegram dan menyebarkannya (seperti yang saya lakukan di blog ini, hehehe) maka Kamu telah membantu gerakan kampanye perpesanan yang Aman. Mengingat isu privacy adalah isu yang cukup penting di era digital seperti saat ini.


Jumat, 22 April 2016

Kasus-Kasus Media Sosial



KASUS-KASUS DI MEDIA SOSIA 

1.  Palsukan Akun Facebook, Wanita Muda Ini Tipu Pejabat dan Pengusaha Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Berhati-hatilah saat Anda berlayar di media sosial, karena bisa saja suatu ketika Anda menjadi korban bajakan maupun pemerasan oleh pelaku kejahatan dunia maya (cybercrime).
Hal ini setidaknya sudah dirasakan oleh sejumlah pejabat dan pengusaha di Aceh. Mereka menjadi korban dari Cut Meutia (24), gadis asal Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.
Sebelum ditangkap Personel Polresta Banda Aceh, di rumah orang tuanya di Batuphat, Jumat (4/12) dinihari, Cut Meutia sudah meraup uang puluhan juta rupiah dari para korbannya.
Modusnya, Cut Meutia yang sejatinya adalah gadis bertubuh gempal, memalsukan sebuah akun Facebook (FB) atas nama Ariza Farizca, dokter muda berparas cantik yang bertugas di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.
Data diperoleh Serambi, Cut Meutia ditangkap polisi setelah menindaklanjuti laporan Drs Azhari Ali MM Ak, ayah kandung Ariza Farizca.
Sebelum melaporkan ke polisi, Azhari bersama istrinya bekerja keras mengungkap aksi pelaku yang mencatut nama dan membajak foto-foto anaknya dan kemudian dipasang di akun facebook atas nama Ariza Farizca.
"Nama anak kami (Ariza Farizca) hancur akibat ulah pelaku Cut Meutia. Mirisnya, aksi ini ikut didukung oleh orang tua dia. Kami sangat kasihan dengan apa yang dialami anak kami," ungkap Azhari kepada Serambinews.com Sabtu (5/12/2015).
2.    Dituduh Menghina Lewat Facebook, Ujang Dilaporkan ke Polisi Bogor
Hati-hati gaul di Facebook. Bila ada yang tidak terima, bisa dipolisikan seperti Ujang Romansyah. Ujang dilaporkan temannya, Fely, ke Polresta Bogor. Ujang dididuga telah melakukan pencemaran nama baik melalui Facebook.

"Dia (Fely) melaporkan pencemaran nama baik melalui situs internet Facebook," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor AKP Irwansyah saat dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (30/6/2009).
Fely melaporkan Ujang karena kata-kata yang ditulis Ujang dan ditulis di Facebook. Tulisannya antara lain bertuliskan "Hai...Lu ngga usah ikut campur. Gendut, kaye tante2, ngga bs gaya. Emang lu siapa. Urus aja diri lu kaya... So cantik, ga bs gaya. Belagu. Nyokap lu ngga sanggup beliin baju buat gaya ya, makanya lu punya gaya gendut, besar lu, kaya lu yg bagus aja. Emang lu siapanya UJ. Hai gendut."
Laporan ke polisi dilakukan Feli pada 23 Juni 2009 lalu. "Kita sudah periksa korban," ujar Irwansyah. (detikNews, 30/6/2009).
3.    Status Facebook menghina orang Bali.
Kasus ini terjadi pada 16 Maret 2010 silam. Status Facebook Ibnu Rachal Farhansyah memicu kemarahan masyarakat Bali, yang mayoritas beragama Hindu. Sebab di saat mayoritas masyarakat Bali menggelar ritual Nyepi, Ibnu malah menulis status yang memicu konflik. Tak syak, status tersebut langsung menuai komentar kemarahan dari sejumlah temannya di akun tersebut. Banyak temannya bahkan sampai melaporkan kasus ini ke pihak berwenang, polisi. Ibnu akhirnya menuliskan status terbaru yang menyatakan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Bali, khususnya yang beragama Hindu, atas pernyataan kasarnya tersebut.
Namun, nasi sudah menjadi bubur. Ulah Ibnu sudah terlanjur menjadi buah bibir. Bermunculan juga sejumlah grup yang menyatakan penentangan terhadap aksi Ibnu ini. Salah satu grup menggalang dukungan untuk mengusir Ibnu dari Bali.